Categories
News

CITA : Laporan Transaksi Kartu Kredit Untuk Pajak Bernilai Lebih Dari Rp 100 Juta

CITA : Laporan Transaksi Kartu Kredit Untuk Pajak Bernilai Lebih Dari Rp 100 Juta

Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) melalui Direktur Eksektufnya yakni Yustinus Prastowo memberi usulan supaya pelaporan transaksi yang terjadi di kartu kredit diberlakukan terutama untuk semua kartu kredit yang limitnya lebih dari Rp. 100 juta.

Sumber : Konsultan Pajak Jakarta

Usulan yang diberikan oleh CITA memang berbeda dengan rencana Kemenkeu yakni pelaporan untuk tagihan pajak yang minimal mencapai Rp. 1 Miliar/tahun.

“Tepatnya jika ambang batas bukanlah berdasarkan pada jumlah besaran tagihan per tahun yang diperoleh fluktuatif namun didasarkan limit tertentu di kartu kredit. Kami memberikan usulan untuk seluruh kartu kredit yang limitnya mencapai Rp. 100 juta ke atas memiliki kewajiban untuk melaporkan ke Ditjen Pajak” ungkap Prastowo.

Menurutnya, limit sebesar Rp. 100 juta sangat cukup moderat untuk dapat menyasar kelompor yang memiliki penghasilan menengah ke atas dan jika batasannya terlampau tinggi maka sangat dikhawatirkan tidak maksimal dalam membantu proses intensifikasi serta ekstensifikasi pajak.

Selain itu beliau pun menilai jika data yang terdapat pada kartu kredit bukanlah termasuk klasifikasi rahasia yang berdasarkan pada UU perbankan dan juga perpajakan sehingga untuk memperolehnya tidak memerlukan perizinan maupun peraturan khusus. Kondisi ini bukan sesuatu hal yang baru dan pernah direncanakan sebelumnya, menurut pasal 35A Undang-Undang KUP, tiap instansi, asosiasi, lembaga dan pihak lainnya memiliki kewajiban untuk menyerahkan data pada Direktorat Jenderal Pajak” pungkasnya.

Jenis data yang dibicarakan ini tidak termasuk data maupun informasi yang diatur berdasarkan Perppu 1/2017 maupun UU No 9/2017 sehingga kita tidak perlu lagi mengikuti peraturan dari Undang Undang, termasuk mengenai ambang batas yang diharuskan untuk dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pajak.

Pelaporan data transaksi dari kartu kredit sangat amat dibutuhkan untuk kepentingan pembuatan profil bagi wajib pajak melalui proses pendekatan konsumsi di mana hasil dari profiling bisa menjadi salah satu sarana yang menguntungkan untuk meningkatkan basis pajak serta kepatuhan pajak melalui hasil analisis yang memadai.

Meskipun demikian, CITA memberikan saran supaya pemerintah tidak tergesa untuk menerapkan ketentuan ini. Pemerintah diharapkan untuk terus mencermati situasi serta kondisi perekonomian negara sehingga waktu ketentuan ini diberlakukan pemanfaatan datanya bisa diperhitungkan.

Categories
Rumah

Bangunan Modern yang Back to Nature

Bangunan Modern yang Back to Nature – D i antara bangunan-bangunan modern yang berlokasi di Jalan Terogong, Jakarta Selatan, terselip sebuah bangunan berfasad sederhana. Sebagian tampak depannya tertutup rak kayu yang diisi tanaman dalam pot. Jika terlalu cepat melintas, bukan tidak mungkin akan luput dari perhatian. Untuk mencapai pintu utama, Anda harus berjalan di atas jembatan kayu yang melintas di atas kolam ikan. Jembatan itu memiliki pagar bambu yang dipasang vertikal dengan tinggi tak seragam. Di atas pintu ada sebuah papan hitam bertulisan tangan: “Selamat Datang. Welcome. Semua yang sehat berawal dari rumah”. Senyum ramah karyawan wanita menyambut kami di depan pintu masuk. Namun perhatian kami sudah tertuju pada sekeliling ruangan.

Dinding berlapis jejeran kayu dolken. Meja-meja dari daun pintu yang kaki-kakinya dibuat dari roda sepeda. Bilah-bilah bambu yang melapisi plafon. Juga hiasan dinding berupa kursi-kursi mini dari kayu solid. Berbagai benda kecil yang ditempatkan di atas kursi-kursi mini itu pun menarik perhatian kami. Ada peralatan berkebun, perkakas dapur, mangkok ayam, panci burik. Ini tempat yang unik! Ruang utama bangunan ini menyerupai lorong, terbuka pada kedua ujungnya. Dari ujung sana udara masuk, lalu keluar pada ujung satunya lagi. “Udara di sini memang enak. Ngalir banget. Padahal enggak ada AC, kan? Karena sekarang cuacanya sedang adem, jadi tambah enak lagi,” cerita Daniel Chrisna, pemilik sekaligus pengelola Rumah Sehat Intiyana. Tapi, lanjut Daniel, kalau cuaca terik sekali pun udaranya masih cukup nyaman. “Biasanya, untuk membantu supaya udara lebih menyebar, ceiling fan-nya dinyalakan.” Rumah Sehat Intiyana, begitu nama tempat ini. Tempat ini menyediakan masakan sehat dari bahan-bahan organik, sekaligus menjual bahanbahan organik dan menyediakan fasilitas spa. Lahannya cukup luas, sekitar 900 m², diolah menjadi 3 area. Minimarket bahan-bahan organik menempati sisi kanan, restoran menempati bagian tengah, dan area spa mengisi sisi kiri. Rumah Sehat ini mengajak pengunjungnya untuk kembali kepada hal-hal yang natural dan alami. Menariknya, tempat ini pun dibangun dengan konsep yang sejalan. Mengajak kita untuk kembali kepada alam dan bersahabat dengan kesederhanaan.

Sederhana Juga Bisa Kreatif

Adalah arsitek dari akanoma, Yu Sing, yang mendesain ruang usaha “3 in 1” ini. “Saya sudah tahu karakter desain Yu Sing dan memang cocok dengan style-nya, makanya tanpa banyak permintaan saya percayakan saja kepada dia,” cerita Daniel Chrisna, pemilik dan pengelola Rumah Sehat Intiyana yang kediaman pribadinya juga didesain oleh arsitek asal Bandung ini. Yu Sing, dengan prinsip natural dan reuse-nya yang khas, menerapkan konsep itu dengan cara sederhana yang kreatif. Dolken dan tembok kupas pada dinding, pintu bekas dan ruji roda pada furnitur, hingga pemakaian kain karung terigu sebagai pelengkap ruang. Ia juga memberi sentuhan kecil dengan pemakaian kerat minuman sebagai rak dan kursi-kursi kayu mini sebagai hiasan dinding.

Peti Kemas untuk Rak Hias

Siapa bilang hanya bendabenda cantik yang bisa jadi hiasan? Lihat saja peti-peti kayu ini, jauh dari indah. Tapi dengan cara sederhana, ditumpuk dan ditempatkan sebuah pot tanaman di atasnya, jadi menarik juga dilihatnya.

Karung Terigu untuk Tirai

Prinsip reuse, salah satunya diterapkan di area spa. Ruangruang di area ini disekat oleh tirai dari kain karung terigu, begitu pula jendela-jendelanya. Karungkarung itu dibuka jahitannya, kemudian disambung satu sama lain menjadi selembar kain besar yang ukurannya sesuai dengan kebutuhan.Pincuk Bambu untuk Rumah Lampu Pincuk biasa digunakan sebagai pengganti piring, terutama pada makanan berbahan sayur mayur seperti gado-gado, urap, atau pecel. Pincuk juga bisa diolah menjadi penghias lampu gantung. Efek sinarnya cukup menarik, kan?

Pastikan juga bangunan ini di bekali dengan genset sebagai sumber listrik cadangan. Untuk membelinya bisa anda di beli di supplier jual genset jakarta terpercaya di Indonesia

Categories
News

Tim Prabowo

JAKARTA – Koalisi pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan telah merampungkan struktur tim pemenangan nasional. Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, mengatakan struktur tim pemenangan tinggal menunggu waktu diumumkan. “Sudah selesai, mulai dari pimpinan, juru bicara, dan lain-lain sudah clear, tidak ada masalah,” kata dia kepada Tempo, kemarin. Riza menuturkan, struktur tim pemenangan diisi orang-orang yang merepresentasikan berbagai bidang. Misalnya ekonomi, hukum dan hak asasi manusia, hingga politik. Secara bertahap, kata dia, struktur tersebut akan diturunkan hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota. “Jadi, tidak mesti para tim relawan bergabung di struktur tim pemenangan tingkat nasional,” kata dia.

Ketua Departemen Politik DPP Partai Keadilan Sejahtera, Pipin Sopian, mengatakan struktur tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga sudah matang. Dalam tim tersebut, kata dia, telah dilibatkan berbagai komponen masyarakat, terutama kaum perempuan dan generasi milenial. “Akan ada kejutan,” kata dia, menolak membocorkan nama-nama dalam struktur tim pemenangan. Menurut Pipin, dalam waktu dekat koalisi akan mengumumkan lebih dulu para juru bicara kampanye. Sedikitnya ada 12 orang yang sudah disiapkan menjadi juru bicara. Mereka di antaranya terdiri atas juru bicara bidang ekonomi; politik, hukum, dan keamanan; serta kesejahteraan rakyat. Sedangkan komposisi tim suksesnya juga dilengkapi dengan dewan pembina, dewan pakar, dan dewan penasihat.

Pipin melanjutkan, untuk ketua tim pemenangan, koalisi telah sepakat menunjuk mantan Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Djoko Santoso, yang sekaligus merupakan anggota Dewan Pembina Partai Gerindra. Sebanyak 10 orang pun disiapkan menjadi wakil ketua tim pemenangan. Dalam struktur tim, dia melanjutkan, juga sudah dibentuk 20 direktorat pemenangan. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, menuturkan partai koalisi telah menyetor nama-nama kader yang akan menjadi bagian dari tim pemenangan. Setiap partai, kata dia, menyetor tiga nama untuk menempati setiap direktorat di tim pemenangan. Namun ia menolak menyebutkan nama-nama yang sudah disampaikan