Bangunan Modern yang Back to Nature

Bangunan Modern yang Back to Nature – D i antara bangunan-bangunan modern yang berlokasi di Jalan Terogong, Jakarta Selatan, terselip sebuah bangunan berfasad sederhana. Sebagian tampak depannya tertutup rak kayu yang diisi tanaman dalam pot. Jika terlalu cepat melintas, bukan tidak mungkin akan luput dari perhatian. Untuk mencapai pintu utama, Anda harus berjalan di atas jembatan kayu yang melintas di atas kolam ikan. Jembatan itu memiliki pagar bambu yang dipasang vertikal dengan tinggi tak seragam. Di atas pintu ada sebuah papan hitam bertulisan tangan: “Selamat Datang. Welcome. Semua yang sehat berawal dari rumah”. Senyum ramah karyawan wanita menyambut kami di depan pintu masuk. Namun perhatian kami sudah tertuju pada sekeliling ruangan.

Dinding berlapis jejeran kayu dolken. Meja-meja dari daun pintu yang kaki-kakinya dibuat dari roda sepeda. Bilah-bilah bambu yang melapisi plafon. Juga hiasan dinding berupa kursi-kursi mini dari kayu solid. Berbagai benda kecil yang ditempatkan di atas kursi-kursi mini itu pun menarik perhatian kami. Ada peralatan berkebun, perkakas dapur, mangkok ayam, panci burik. Ini tempat yang unik! Ruang utama bangunan ini menyerupai lorong, terbuka pada kedua ujungnya. Dari ujung sana udara masuk, lalu keluar pada ujung satunya lagi. “Udara di sini memang enak. Ngalir banget. Padahal enggak ada AC, kan? Karena sekarang cuacanya sedang adem, jadi tambah enak lagi,” cerita Daniel Chrisna, pemilik sekaligus pengelola Rumah Sehat Intiyana. Tapi, lanjut Daniel, kalau cuaca terik sekali pun udaranya masih cukup nyaman. “Biasanya, untuk membantu supaya udara lebih menyebar, ceiling fan-nya dinyalakan.” Rumah Sehat Intiyana, begitu nama tempat ini. Tempat ini menyediakan masakan sehat dari bahan-bahan organik, sekaligus menjual bahanbahan organik dan menyediakan fasilitas spa. Lahannya cukup luas, sekitar 900 m², diolah menjadi 3 area. Minimarket bahan-bahan organik menempati sisi kanan, restoran menempati bagian tengah, dan area spa mengisi sisi kiri. Rumah Sehat ini mengajak pengunjungnya untuk kembali kepada hal-hal yang natural dan alami. Menariknya, tempat ini pun dibangun dengan konsep yang sejalan. Mengajak kita untuk kembali kepada alam dan bersahabat dengan kesederhanaan.

Sederhana Juga Bisa Kreatif

Adalah arsitek dari akanoma, Yu Sing, yang mendesain ruang usaha “3 in 1” ini. “Saya sudah tahu karakter desain Yu Sing dan memang cocok dengan style-nya, makanya tanpa banyak permintaan saya percayakan saja kepada dia,” cerita Daniel Chrisna, pemilik dan pengelola Rumah Sehat Intiyana yang kediaman pribadinya juga didesain oleh arsitek asal Bandung ini. Yu Sing, dengan prinsip natural dan reuse-nya yang khas, menerapkan konsep itu dengan cara sederhana yang kreatif. Dolken dan tembok kupas pada dinding, pintu bekas dan ruji roda pada furnitur, hingga pemakaian kain karung terigu sebagai pelengkap ruang. Ia juga memberi sentuhan kecil dengan pemakaian kerat minuman sebagai rak dan kursi-kursi kayu mini sebagai hiasan dinding.

Peti Kemas untuk Rak Hias

Siapa bilang hanya bendabenda cantik yang bisa jadi hiasan? Lihat saja peti-peti kayu ini, jauh dari indah. Tapi dengan cara sederhana, ditumpuk dan ditempatkan sebuah pot tanaman di atasnya, jadi menarik juga dilihatnya.

Karung Terigu untuk Tirai

Prinsip reuse, salah satunya diterapkan di area spa. Ruangruang di area ini disekat oleh tirai dari kain karung terigu, begitu pula jendela-jendelanya. Karungkarung itu dibuka jahitannya, kemudian disambung satu sama lain menjadi selembar kain besar yang ukurannya sesuai dengan kebutuhan.Pincuk Bambu untuk Rumah Lampu Pincuk biasa digunakan sebagai pengganti piring, terutama pada makanan berbahan sayur mayur seperti gado-gado, urap, atau pecel. Pincuk juga bisa diolah menjadi penghias lampu gantung. Efek sinarnya cukup menarik, kan?

Pastikan juga bangunan ini di bekali dengan genset sebagai sumber listrik cadangan. Untuk membelinya bisa anda di beli di supplier jual genset jakarta terpercaya di Indonesia

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *