Roti Bekeh Warkop Urang Kesempatan membangun usaha selalu terbuka lebar jika kita pandai melihat peluang. Hal inilah yang disadari Arzia Ginanjar (33) bersama ke-5 rekannya, Boy (33), Reza (34), Martinus (36), Andri, dan sang koki Iwan HM (43) saat mendirikan Warkop Urang di kawasan Jalan Ambon Bandung.

“Kawasan ini terdapat sekolah, dan sekelilingnya terdapat kampus serta pusat wisata,” terang Arzia.

Baca Juga: Sewa Ruangan Kantor Berkelas

Mereka membidik pelajar, mahasiswa, hingga komunitas seni untuk nongkrong sambil menikmati deretan hidangan kreatif buatan Iwan yang didapuk sebagai kokinya.

Sejak buka 1 Januari 2014, warung ini tak pernah sepi pembeli. Andalannya adalah roti bekeh. Roti yang dibakar di atas pan panas ini disajikan cukup berbeda dibandingkan roti bakar pada umumnya.

Roti Bakar Manis Tanpa Isi

Roti yang digunakan bukan roti tawar, melainkan roti manis tanpa isi. “Rotinya kami buat sendiri menggunakan resep roti kuno berukuran 20×10 sentimeter,” ujar Arzia

Roti lalu dibelah dua atau bekeh, yang berarti sobek dalam bahasa Sunda. Namun roti tidak sampai putus, hanya terbelah tengahnya seperti sandwich.

Roti lalu diolesi mentega, dan dibakar sampai harum. Setelah itu diberi aneka isi yang beragam, misalnya susu, selai kacang, cokelat, dan strawberry.

Selain rasa manis, tersedia roti bekeh asin yang berisi sosis, kornet, dan keju. Kornetnya ditumis seketika dengan bawang bombay, lalu diletakkan di atas roti, begitu pula dengan sosisnya. Rasanya sungguh lezat.

Harga Roti Bakar

Sedikitnya terdapat 14 macam roti bekeh yang ditawarkan dengan harag Rp 7 ribu – Rp 22 ribu. Selain roti bekeh, kedai ini juga menawarkan aneka jajanan tradisional khas Sunda seperti katimus keju, kue balok, cilok, hingga siomay.

Sambil menikmatinya, Anda bisa menyeruput kopi jahe, bandrek, Menggunakan jejaring sosial twitter, kedai ini populer karena rajin menawarkan secara detil menumenu baru setiap hari.

Menunya langsung memikat banyak orang karena selalu diberi nama unik. Sebut saja sunyoto, atau soto berkuah susu hingga kue mayit alias kebab mini aneka isi.

Hingga borondong enen seharga Rp 10 ribu. Borondong enen merupakan jagung meletus yang teksturnya bergula, namun di sini disajikan dengan susu plus es batu.

Sepintas mirip menu sarapan barat corn flakes dengan susu segar. Meski kedainya sederhana, namun konsepnya boleh diacungi jempol. Sambil makan, kita bisa melihat pertunjukan wayang golek, hingga tari jaipongan.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *